Hermeneutika Al-Qur’an Muhammad Baqir Al-Sadr: Upaya Penyatuan Teks dan Konteks

Authors

  • Lailia Muyasaroh UIN Raden Mas Said Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.59841/al-mustaqbal.v3i2.587

Keywords:

Hermeneutika Al-Qur'an, Tafsir Maudu'i, Muhammad Baqir al-Sadr, Tafsir Tematik, Dialog Teks dan Realitas

Abstract

Artikel ini mengkaji metode tafsir maud}u'i (tematik) yang ditawarkan oleh Muhammad Baqir al-Sadr sebagai upaya menyatukan teks Al-Qur'an dengan konteks realitas kehidupan manusia. Berbeda dengan tafsir tajzi'i yang menafsirkan ayat secara berurutan sesuai mushaf dan cenderung menghasilkan pemahaman parsial, Baqir al-Sadr menawarkan pendekatan yang dimulai dari pembacaan problem realitas (yabda'u min al-waqi') menuju dialog dengan teks Al-Qur'an (yantahi bi al-Qur'an). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), menelusuri biografi, pemikiran, serta langkah-langkah metodologis Baqir al-Sadr dalam menyusun tafsir tematik yang ia sebut juga sebagai tafsir tauhidi. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode ini terdiri atas dua langkah utama: penentuan tema melalui pembacaan realitas, dan dialog aktif penafsir dengan Al-Qur'an untuk mencari solusi Qur'ani atas persoalan kehidupan. Sebagai ilustrasi, artikel ini turut memaparkan penerapan metode tersebut pada tema unsur-unsur pembentuk masyarakat (al-istikhlaf) berdasarkan QS. Al-Baqarah: 30. Kajian ini menegaskan bahwa metode maud}u'i Baqir al-Sadr memberikan kontribusi metodologis penting dalam menjembatani kesenjangan antara teks Al-Qur'an yang terbatas dengan konteks kemanusiaan yang tak terbatas

References

Al-Sadr, M. B. (1979). al-Madrasah al-Qur’aniyyah. Markaz al-Abhas wa al-Dirasat al-Takhassusiyyah li al-Syahid al-Sadr.

Al-Sadr, M. B. (1990). Sejarah dalam Perspektif Al-Qur’an terj. M. S. Nasrullah. Pustaka Hidayah.

Al-Sadr, M. B. (2007). al-Tafsir al-Maudu‘i li al-Qur’an al-Karim. Majma’ al-Saqalain al-‘Ilmi.

Al-Sayyid, K. (2006). Tajarub al-‘Ulama’ fi ‘Usur al-Gaibah. Muassasah Ansariyan.

Hakim, B. (2006). Ulumul Quran. Al-Huda.

Hanapi, M. S. (2013). The Conceptual Elements of the Development Worldview in the Qur’an: A Study of Thematic Exegesis. American International Journal of Social Science, 2(3).

Kaltsum, L. U. (2010). Metode Tafsir Tematis M. Baqir al-Shadr. Putra Media Nusantara.

Mallat, C. (1993). The Renewal of Islamic Law: Muhammas Baqer as-Sadr Najaf and the Shi’i Internasional. Cambridge University Press.

Mallat, C. (1994). Readings of the Qur’ān in London and Najaf: John Wansbrough and Muḥammad Bāqir al-Ṣadr. Bulletin of the School of Oriental and African Studies, 57(1).

Muyasaroh, L. (2015). Metode Maudu’i dalam Tafsir: Perbandingan Teori Muhammad Baqir al-Sadr dan Abdul Hayy al-Farmawi. Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga.

Namazi, M. (2010). Thematic Approach to Qur’an Exegesis. Message of Thaqalayn, 10(4).

Shihab, M. Q. (1998). Wawasan Al-Qur’an. Mizan.

Shihab, M. Q. (2009). Membumikan Al-Qur’an. Mizan.

Tim dosen fakultas Ekonomi dan Muamalat. (2014). Advertising Ethics: A Qur’anic Perspective. International Journal of Liberal Arts and Social Science, 2(5).

Zahra, R. (2025). Studi Komparatif Tafsir Tekstual dan Tafsir Kontekstual dalam Pemahaman Ayat-Ayat Sosial di Era Modern. Ta’wiluna: Jurnal Ilmu AL-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam, 6(1).

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Muyasaroh, L. (2026). Hermeneutika Al-Qur’an Muhammad Baqir Al-Sadr: Upaya Penyatuan Teks dan Konteks. AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam, 3(2), 115–128. https://doi.org/10.59841/al-mustaqbal.v3i2.587

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.