Keseimbangan Emosi dan Akal pada Siswa Muslim dalam Proses Belajar
DOI:
https://doi.org/10.59841/al-mustaqbal.v2i4.359Keywords:
emosi, akal, adab, siswa muslim, proses belajarAbstract
Proses belajar siswa muslim tidak hanya melibatkan kemampuan berfikir (akal), tetapi juga kemampuan dalam mengelola perasaan (emosi). Ketidakseimbangan antara emosi dan akal dapat mengganggu fokus, ketekunan, hingga hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan emosi dan akal pada siswa muslim dalam proses belajar, serta peranan lingkungan pesantren dan pendidik dalam membentuk keseimbangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung dan kajian Pustaka. Observasi langsung dilakukan di Pondok Pesantren KMI Ibnu Abbas Klaten yang menaungi santri setingkat SMP dan SMA. Data dari observasi diperkuat dengan kajian pustaka dari berbagai penelitian dan berbagai teori psikologi Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri yang mengendalikan emosinya dengan baik, cenderung lebih focus, tenang, dan tekun dalam proses pembelajaran. Santri tersebut juga mampu menerima teguran tanpa menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan. Peran guru, ustadz dan musyrif yang mengedepankan keteladanan, keseimbangan antara kelembutan dengan ketegasan, serta penanaman adab sebelum ilmu terbbukti memberikan kontribusi yang besar tehadap keseimbangan emosi dan akal santri. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keseimbangan emosi dan akal yang didukung oleh nilai-nilai islam berperan penting dalam peningkatan hasil belajar siswa muslim.
References
Afkarina, N., & M Jadid Khadavi. (2025). Emotional Intelligence Development of Students Through Tahfidz Program At Al-Amri Islamic Boarding School Probolinggo. International Journal of Islamic Thought and Humanities, 4(2), 318–330. https://doi.org/10.54298/ijith.v4i2.519
Ammar, A., Masnawati, E., & Darmawan, D. (2024). Pengaruh Kecerdasan Emosional, Motivasi Berprestasi Dan Metode Pembelajaran Terhadap Prestasi Belajar Agama Islam. Jurnal Al-Qayyimah, 7, 142–157.
Andika, N. J., & Diponegoro, A. M. (2024). At-Taqaddum The Concept of Emotional Intelligence Islamic Education Perspective in the School Environment. At-Taqaddum, 16(1), 108–117.
Ariyanto, A., & Mujiburrohman, M. (2025). Implementasi Filsafat Pendidikan Islam dalam Sistem Terpadu Pembinaan Akhlak dan Tahfizh di PPTQ Ibnu Abbas Klaten. TSAQOFAH, 5(4), 3890–3897. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v5i4.6568
Fitriani, W. D., & Siregar, Z. (2023). Kecerdasan Emosi dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam pada Siswa. Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(2), 78–84.
Lie, N., Suherman, H., & Utomo, B. (2025). Mindfulness and Emotional Intelligence as Predictors of Self-Efficacy in High School Students. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, Pengajaran Dan Pembelajaran, 11(2), 553. https://doi.org/10.33394/jk.v11i2.14917
Maulani, A. (2025). KONSENTRASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMA NEGERI 2 TAPUNG. 1(2), 15–22.
Quratul, F., & Yuli Andini Hasibuan, R. (n.d.). Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Kecerdasan Emosional Peserta Didik. Moral: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 2(2), 34–47. https://doi.org/10.61132/moral.v2i2.816
Vanesha, C., Samiana, A., Syella, V., Albib, N. N., Sari, E. N., & Muliani, Y. (n.d.). Regulasi Emosi dalam Psikologi Islam: Systematic Literature Review.
Vanesha, C., Samiana, A., Syella, V., Albib, N. N., Sari, E. N., & Muliani, Y. (2025). Regulasi Emosi dalam Psikologi Islam: Systematic Literature Review. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9, 5304–5315.
Yilmaz, S. (2023). The Relationship Between Emotional Intelligence and Decision-Making. Neuropsychiatric Investigation, 61(4), 117–121. https://doi.org/10.5152/NeuropsychiatricInvest.2023.23010













