Sains “Religius” Agama “Saintifik”: Masa Depan Sains, Agama, dan Transformasi Sosial Menuju Masyarakat yang Moderat dan Harmonis
DOI:
https://doi.org/10.59841/al-mustaqbal.v2i4.344Keywords:
Sains Religius, Agama Saintifik, Moderasi Beragama, Transformasi Sosial, Integrasi Sains-Agama.Abstract
Ketegangan epistemologis antara sains dan agama dalam masyarakat modern sering kali memicu polarisasi yang berujung pada dua ekstrem: positivisme yang mengabaikan etika dan fundamentalisme agama yang menolak rasionalitas. Model hubungan tradisional, seperti konflik dan independensi, terbukti tidak memadai untuk mengatasi fragmentasi sosial ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menganalisis kerangka konseptual baru, yaitu "Sains 'Religius'" dan "Agama 'Saintifik'", sebagai solusi integratif untuk mencapai transformasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis konseptual-kritis terhadap literatur filsafat ilmu, sosiologi agama, dan teologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep "Sains 'Religius'" menanamkan etos spiritual berupa kekaguman (awe) dan kerendahan hati epistemik ke dalam praktik ilmiah, sementara "Agama 'Saintifik'" mengintegrasikan nalar kritis dan rasionalitas untuk memurnikan penafsiran keagamaan dari dogmatisme sempit. Sintesis kedua paradigma ini berfungsi sebagai mekanisme katalisator yang mereduksi ekstremisme, membentuk moderasi beragama yang aktif, dan membangun landasan bagi masyarakat yang harmonis berbasis nilai kemanusiaan universal
References
Abdullah, M. A. (2020). Dinamika Islam Kultural. IRCiSoD.
Bagir, H., & Abdalla, U. A. (2020). Sains Religius, Agama Saintifik. Mizan Publishing.
Bagir, Z. A. (2005a). Integrasi ilmu dan agama: Interpretasi dan aksi. Mizan Pustaka.
Bagir, Z. A. (2005b). Integrasi ilmu dan agama: Interpretasi dan aksi. Mizan Pustaka.
Hasanah, N. (2020). Deradikalisme: Pemahaman dan Pengamalan Islam Oleh Mahasiswa Jurusan Sains di Kalimantan. Ahlimedia Book.
Hidayatullah, S. (2019). Agama dan sains: Sebuah kajian tentang relasi dan metodologi. Jurnal Filsafat, 29(1), 102–133.
Junaedi, M. (2018). Mengkritisi Tipologi Hubungan Sains Dan Agama Ian G. Barbour. Manarul Qur’an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 18(2), 36–63.
Khotimah, H., Handhayani, A. S., Putri, N. N., Suhaila, A., Arief, A., & Nurdiansyah, N. M. (2025). INTEGRASI ILMU PENGETAHUAN ALAM DALAM PERSPEKTIF ISLAM DANBARAT: SEBUAH KAJIAN LITERATUR. Inspirasi Edukatif: Jurnal Pembelajaran Aktif, 6(2). https://ejurnals.com/ojs/index.php/jpa/article/view/1853
Minarti, S. (2022). Ilmu Pendidikan Islam: Fakta teoretis-filosofis dan aplikatif-normatif. Amzah.
Muhaimin, H. A. (2020). Transformasi Gerakan Radikalisme Agama. Rasibook.
Mukhtar, H., & Prasetyo, M. A. M. (2020). Pesantren Efektif Model Teori Integratif Kepemimpinan–Komunikasi-Konflik Organisasi. Deepublish.
Mulya, G., Wijayanti, A., Gustaman, R. F., Darmawan, A. W., Idin, A., & Gandi, A. (2025). Isu-Isu Pendidikan Kontemporer. Deepublish.
Naksabandi, A., Jusepi, J., Rahman, M. Y. N., Lukmana, D. N., Hafsah, E. H., Amelia, M., Ningsri, D., Dewi, Y. R. S., Musyarofah, S., & Juariah, A. S. (2025). Filsafat Ilmu. Indonesia Emas Group.
Nurhayati, S., Septikasari, D., Judijanto, L., Susanto, D., Sudadi, S., Setiyana, R., Willdahlia, A. G., Ramli, A., & Zamroni, Z. (2025). Paradigma Baru dalam Pendidikan Abad 21. PT. Green Pustaka Indonesia.
Rahman, K., & Noor, A. M. (2020). Moderasi Beragama di Tengah Pergumulan Ideologi Ekstremisme. Universitas Brawijaya Press.
Soleh, A. K. (2024). Relasi Agama dan Sains menurut Ian G Barbour dalam Moderasi Beragama di Indonesia. SETYAKI: Jurnal Studi Keagamaan Islam, 2(1), 77–87.
SULAIMAN, H. (t.t.). TASAWUF DAN SAINS. Eprints. Walisongo. Ac. Id. Diambil 17 Desember 2025.
Sunawir, N. W., Dewi, E., & Nurcahyani, E. M. R. (2025). Integrasi Agama dan Sains Dalam Perspektif Hossein Nasr. At-Tasyrih: jurnal pendidikan dan hukum Islam, 11(1), 220–231.
Syahida, A. R. (t.t.). PARADIGMA SAINS POSITIFISME MODERN DAN POSTMODERN. Sketsa Filsafat Ilmu Edisi 1, 199.
Tarigan, N. B., Damanik, F. H. S., Ngabalin, M., Estede, S., Gea, E., Mirsel, R., Dewi, O., & Kristiantoro, S. (2025). Sosiologi Agama: Dinamika dan Fenomena Sosial Kontemporer. Star Digital Publishing.
Turmudi, E., & Sihbudi, M. R. (2005). Islam dan radikalisme di Indonesia. Yayasan Obor Indonesia.
Warits, A. (2024). Membangun Sinergisitas antara Sains dan Nilai-Nilai Agama (Inovasi Pembelajaran dalam Pendidikan Islam dalam Perpektif Ontologis, Epistimologis, dan Aksiologis). Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan, 8(1), 282–302.
Waston, M. (t.t.-a). Filsafat Post-Truth: Krisis Kebenaran dan Tantangan Rasionalitas di Era Digital. Muhammadiyah University Press. Diambil 24 November 2025
Waston, M. (t.t.-b). Filsafat Post-Truth: Krisis Kebenaran dan Tantangan Rasionalitas di Era Digital. Muhammadiyah University Press. Diambil 24 November 2025
Widiadharma, N. (2025). GAGASAN RESONANSI AGAMA DAN BUDAYA ROBBY HABIBA ABROR. Q-MEDIA. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/72395/
Widiawati, N. (2020). Pluralisme Metodologi: Diskursus sains, filsafat, dan tasawuf. Edu Publisher.
Yuliantoro, M. N. (2021). Nalar Publik Ilmu Dan Agama. UGM PRESS.













