Kompetensi Profesional Guru PAI dalam Mengelola Informasi Hoaks Keagamaan yang Beredar di Media Sosial

Authors

  • Halawatul Fitri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Putri Nur Hidayah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Neni Neni Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.59841/al-mustaqbal.v2i4.317

Keywords:

Etika Digital, Guru PAI, Hoaks Keagamaan, Literasi Digital, Kompetensi Profesional

Abstract

Penyebaran hoaks keagamaan di media sosial telah menciptakan tantangan serius terhadap narasi keagamaan yang sahih, menuntut peran krusial Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai garda terdepan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kompetensi profesional Guru PAI, menganalisis strategi mereka dalam merespons hoaks, dan merumuskan implikasi kebijakan pelatihan guru. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka, penelitian ini menganalisis konsep Kompetensi Guru PAI (Pedagogik, Sosial, Kepribadian) dan Literasi Media/Digital (KLM) untuk merumuskan model kompetensi ideal. Temuan menunjukkan bahwa Guru PAI memerlukan rekonstruksi filosofis agar mampu menjadi pembimbing etika dan agen perubahan yang mengintegrasikan nilai Islam dengan teknologi. Kompetensi Pedagogik dan Sosial terbukti penting untuk edukasi anti-hoaks dan pembentukan etika digital, diperkuat oleh Integritas Personal dan KLM sebagai keterampilan inti untuk berpikir kritis dan menyaring informasi. Implikasi penelitian merekomendasikan prioritas pelatihan guru pada etika dan literasi digital, serta menyarankan penelitian mendatang untuk studi komparatif kuantitatif guna mengukur efektivitas program.

References

Agus Wibowo, (2019), Pendidikan Karakter di Era Digital, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar)

Ahmad Tafsir, (2019), Ilmu Pendidikan Islam, (Bandung: Remaja Rosdakarya)

A. Rahman, (2022), “Etika Digital dalam Pembelajaran PAI, (Jurnal Pendidikan Islam). https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/30260

James Paul Gee, (2015), Digital Media and Learning, (New York: Routledge)

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, (2017), Literasi Digital: Buku Saku Pendidikan, (Jakarta: Kemendikbud)

Munawir dan Salsa Bilassa’idah, (2024), Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam di Era Digital, (Jakarta: Jurnal Khidmat). https://doi.org/10.36312/teacher.v6i2.4566$

N. Mufidah, (2024). Profesionalisme Guru PAI dalam Menghadapi Tantangan Era Teknologi, (Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim)

Nurhayati, (2021), Kompetensi Guru di Era Digital, (Bandung: Alfabeta)

Sardiman A.M., (2017), Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar, (Jakarta: RajaGrafindo Persada)

Siti Fauziah, “Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru PAI di Era Digital,” Jurnal Edutech Jaya, 2023, h. 298. https://ejournal.edutechjaya.com/khidmat/article/download/923/720/

Syaiful Bahri Djamarah, (2020), Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, (Jakarta: Rineka Cipta)

Zakiyuddin Baidhawy, (2021), Filsafat Pendidikan Islam dan Transformasi Digital, (Jakarta: Prenada Media)

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Halawatul Fitri, Putri Nur Hidayah, & Neni Neni. (2025). Kompetensi Profesional Guru PAI dalam Mengelola Informasi Hoaks Keagamaan yang Beredar di Media Sosial. AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam, 2(4), 96–106. https://doi.org/10.59841/al-mustaqbal.v2i4.317

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.